Pengertian Sistem Informasi Menurut Para Ahli

Pengertian Sistem Informasi Menurut Para Ahli

 Pengertian Sistem Informasi Menurut Para Ahli



Pengertian Sistem Informasi Menurut Para Ahli


Pengertian Sistem Informasi Menurut Para Ahli secara garis besar mengacu pada kumpulan beberapa peralatan yang terlibat dalam penyebaran informasi. Perangkat keras, perangkat lunak, koneksi sistem komputer dan informasi, pengguna sistem informasi, dan perumahan sistem semuanya adalah bagian dari sistem informasi.


Definisi Sistem Informasi lainya adalah seperangkat elemen yang saling terkait atau komponen yang mengumpulkan (input), memanipulasi (proses), menyimpan, dan mendistribusikan (output) Data dan informasi, dan memberikan reaksi korektif (mekanisme umpan balik) untuk memenuhi tujuan tertentu. 


Feedback/Mekanisme umpan balik merupakan komponen yang membantu organisasi mencapai tujuan mereka, misalnya upaya untuk meningkatkan keuntungan atau meningkatkan pelayanan pelanggan.


Sistem informasi biasanya mengacu pada sistem komputer dasar namun mungkin juga menggambarkan switching telepon atau sistem pengendalian lingkungan. Sistem Informasi melibatkan sumber daya untuk informasi bersama atau olahan, serta orang-orang yang mengelola sistem. Orang dianggap sebagai bagian dari sistem karena tanpa mereka, sistem tidak akan beroperasi dengan benar.


Ada banyak jenis sistem informasi, tergantung kebutuhan yang harus dipenuhi. Sistem pendukung operasi, seperti sistem pemrosesan transaksi, mengubah data bisnis (transaksi keuangan) menjadi informasi berharga. Demikian pula, sistem informasi manajemen menggunakan informasi basis data untuk menghasilkan laporan, membantu pengguna dan bisnis membuat keputusan berdasarkan data yang diambil.


Lantas bagaimanakah para ahli berpendapat tentang definisi sistem informasi ? Berikut adalah Penjabaran Sistem Informasi Menurut Para Ahli :


Definisi Sistem Informasi Menurut Para Ahli

 

 1. Menuruut Hanif Al Fatta, 2009:9

Sistem informasi merupakan suatu perkumpulan data yang terorganisasi beserta tatacara penggunaanya yang mencangkup lebih jauh dari pada sekedar penyajian.Istilah tersebut menyir atkan suatu maksud yang ingin dicapai dengan jalan memilih dan mengatur data serta menyusun tatacara penggunaanya.


Keberhasilan suatu sistem informasi yang diukur berdasarkan maksud pembuatanya tergantung pada tiga faktor utama, yaitu : keserasian dan mutu data, pengorganisasian data, dan tata cara penggunaanya. untuk memenuhi permintaan penggunaan tertentu, maka struktur dan cara kerja sistem informasi berbeda-beda ber gantung pada macam keperluan atau macam permintaan yang harus dipenuhi.


Suatu persamaan yang menonjol ialah suatu sistem informasi menggabungkan berbagai ragam data yang dikumpulkan dari berbagai sumber. Untuk dapat menggabungkan data yang berasal dari berbagai sumber suatu sistem alih rupa (transformation) data sehingga jadi tergabungkan (compatible).


Berapa pun ukurannya dan apapun ruang lingkupnya suatu sistem informasi perlu memiliki ketergabungan (compatibility) data yang disimpannya.

 

2. Menurut Leitch Rosses

sistem informasi adalah suatu sistem didalam organisasi yang mempertemukan kebutuhan pengelolah transaksi harian, mendukung operasi, bersifat manajerial dan kegiatan strategi dari suatu organisasi dan menyediakan pihak luar tertentu dengan laporan-laporan yang diperlukan.

 

3. Menurut O’Brien 2005, 5

sistem  informasi   adalah   suatu   kombinasi terartur apapun dari people (orang), hardware (perangkat keras), software (piranti lunak), computer networks and data communications (jaringan komunikasi), dan database (basis data) yang mengumpulkan, mengubah dan menyebarkan informasi di dalam suatu bentuk organisasi.

  

4. Menurut John F. Nash (1995: 8)

Sistem informasi adalah Sistem Informasi adalah kombinasi dari manusia, fasilitas atau alat teknologi, media, prosedur dan pengendalian yang ditujukan untuk mengatur jaringan komunikasi yang penting, proses transaksi tertentu dan rutin, membantu manajemen dan pemakai intern dan ekstern dan menyediakan dasar untuk pengambilan keputusan yang tepat.

 

 5. Menurut Gordon B. Davis (1991: 91)

 Sistem informasi adalah suatu sistem yang menerima input atau masukan data dan instruksi, mengolah data sesuai dengan instruksi dan mengeluarkan hasilnya.

 

 6. Menurut Erwan Arbie, 2000, 35

Sistem informasi adalahsistem di dalam suatu organisasi yang mempertemukan kebutuhan pengolahan transaksi harian, membantu dan mendukung kegiatan operasi, bersifat manajerial dari suatu organisasi dan membantu mempermudah penyediaan laporan yang diperlukan.

  

7. Menurut Kertahadi (2007)

Sistem informasi adalah alat untuk menyajikan informasi sedemikian rupa sehingga bermanfaat bagi penerimanya. Tujuannya adalah untuk memberikan informasi dalam perencanaan, memulai, pengorganisasian, operasional sebuah perusahaan yang melayani sinergi organisasi dalam proses mengendalikan pengambilan keputusan.



Simak Artikel Lainnya